Kamis, 15 Januari 2015

Ternyata Warna Bumi adalah Abu-Abu

Pencitraan satelit Himawari-8 tentang bumi (Japan Meteorological Agen)
Secara keseluruhan, planet bumi ini didominasi oleh air. Tidak heran jika Bumi terlihat berwarna biru bila dilihat dari ruang angkasa.

Namun, terungkap fakta bahwa wajah Bumi tak sepenuhnya berwarna biru melainkan abu-abu. Hal ini terungkap ketika satelit cuaca milik Jepang memotret tampang Bumi. Warna abu-abu merupakan warna alami wujud Bumi yang sebenarnya tanpa editing dan filter.


Sekedar informasi, Bumi merupakan planet dimana 71 persennya merupakan air. Sementara 29 persennya adalah daratan. Meskipun dikuasai oleh air, rupanya berat air di Bumi hanya sekitar 0,02 persen dari total massa Bumi. Ini menunjukkan bahwa kedalaman air di planet ini sejatinya tidak terlalu besar.

Dilansir Daily Mail, Selasa, 23 Desember 2014, satelit cuaca Jepang yang bernama Himawari-8 ini baru diluncurkan tanggal 7 Oktober lalu dan diketahui gambar mengenai wajah warna Bumi sesungguhnya itu merupakan yang pertama dikirim satelit ke Bumi.

Satelit buatan negeri Matahari Terbit mengangangkasa di orbit Geostasioner, tepatnya berada di atas negara Australia dan Jepang.

Satelit Himawari-8, yang mengambil gambar Bumi dengan ketinggian mencapai 22.240 mil atau setara dengan 35.790 kilometer ini menampilkan detil yang luar biasa. Terlihat dari foto yang diambil menunjukkan awan yang menghiasi langit dengan latar belakang padang pasir Australia yang cukup luas.

Untuk satu kali jepretan, Himawari-8 mempunyai kamera dengan resolusi hingga 11.000 piksel, sehingga untuk mengunduh satu file membutuhkan waktu yang cukup lama. Jepang memproyeksikan, Himawari-8 sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan Badan Meterologinya.

Satelit Himawari-8 merupakan satu dari dua satelit yang akan diluncurkan Jepang yang digunakan untuk menyediakan pengamatan secara terus-menerus di wilayah Asia Timur dan Pasifik Barat. Satelit penerusnya yakni Himawari-9 dijadwalkan akan diluncurkan pada tahun 2016.


Sumber : Siti Sarifah Alia, Agus Tri Haryanto

Tidak ada komentar :

Posting Komentar